PREDIKSI MEMBUNGKAMNYA M. NAZARUDIN

Posted by Unknown Selasa, 23 Agustus 2011 0 komentar

Jika kita prediksi masalah bungkamnya M.Nazarudin  bukan hal tidak mungkin ada pihak yang mensutradarai actingnya ini setelah ia dijemput dari Negara pelariannya.sementara petinggi petinggi kita,aparat penegakan hukum kita yang seolah kesulitan dalam pengungkapan kasus ini bukan hal tidak mungkin di era kita kali ini hanyalah perang argument yang hanya diisi dengan kemunafikan mereka saja.dalam teori kemunafikan mereka,maka kita sebagai pendengar seperti kata pepatah seharusnya bila kita ditawari air maka ambillah api,dan jika ia tawarkan api kepada kita maka selayaknya kita ambil air.begitulah teori dari seorang munafik,ia akan menawarkan/mengucapkan sesuatu yang terbalik atau dibuat seolah-olah tidak,padahal memang benar-benar tidak.Suatu ketika ia akan menjatuhkan suatu sisi seseorang/lembaga seolah tidak baik sehingga kita akan memberikan tanggapan/berpikir bahwa ini belum tentu tidak baik terhadap apa yang telah ia vonis tidak baik tadi,dan semestinya kita tidak perlu memikirkan terlalu jauh lagi,tetapi ambillah inti ini memang benar-benar tidak baik.mereka menjatuhkan satu sisi ini hanya untuk menutupi masing-masing kesalahan mereka sendiri atau demi kepentingan mengalihkan suatu permasalahan.suatu contoh ketika kita bertanya kepada seorang teman yang kebetulan seorang munafik,sambil meraba bajunya”bagus banget bahannya asli,beli dimana?” dan dia akan menjawab,”gak kok biasa saja,beli di pasar emperan”.jawaban ini seolah ia menjatuhkan harga dan tempat membelinya,tetapi tujuannya agar kita lebih percaya ini mahal dan bukan sembarang tempat membelinya padahal sebenarnya itu memang murahan dan tanpa label.Begitulah Negara kita,masing-masing akan melempar batu sembunyikan tangan dan mengkambing hitamkan yang lemah.Berbicara atau menyimak dari orang-orang seperti ini kita harus jeli dalam memperhatikan bentuk penyampaiannya dibalik apa yang ia ucapkan,karena tujuannya tersembunyi dibalik semua acting yang mereka perankan.tujuannya hanyalah untuk membuyarkan pemikiran kita,maka kita seharusnya tetap dalam tujuan/tanggapan  kita sendiri tanpa harus memperhatikan pemutaran arah yang menjadikan kita beralih dari tujuan/tanggapan kita yang benar dan seharusnya.
Seorang Elite politik memang bukan hanya mengandalkan keahliannya dalam bicara,tetapi ia juga ahli dalam penyampaian,tata letak kalimat,cara pengungkapan dan waktu yang tepat untuk diungkapkan.secara praktis kita akan terbawa alur yang sengaja diarahkannya jika kita hanya memperhatikan kalimat tanpa mentelaahi cara dan tujuan penyampaiannya.
Sekarang ini dalam memprediksi bungkamnya nazarudin banyak sekali tanggapan-tanggapan baik dari kalangan masyarakat sampai dengan lembaga serta aparatur yang berwenang dalam kasus ini.akan tetapi apakah tujuan kita atau masalah terbesar kita berada dalam kebungkaman ini? Tentu saja tidak,karena tujuan utamanya adalah bagaimana mengungkap kasus ini dan dapat menemukan siapa saja yang terlibat didalamnya.Dalam hal ini penyidikan dan pembuktian tidak terletak pada nazarudin sebagai tersangka yang sudah ditahan,karena seorang nazarudin mulai dari status tersangka sampai dengan terdakwa sebelum mendapatkan putusan dari pengadilan ia mempunyai hak pembelaan atas dirinya yang dilindungi undang-undang sekalipun ia harus berbohong dengan itu.ini berdasarkan azas kemerdekaannya sebagai WNI dimana setiap warga Negara diberikan hak mardeka dalam undang-undang.point nya walaupun nazarudin tidak membungkam,pernyataannya pun tetap akan melahirkan masalah baru.apapun pernyataannya kecerdikan pihak penyidiklah yang bisa mengungkap kebenaran dan disini berfungsi penuh sebagai lembaga khusus atas kasus ini adalah KPK.lalu ada tanggapan dari masyarakat bagaimana jika KPK nya tidak serius atau justru saling menutupi kesalahan mereka masing-masing?.Bungkamnya Nazarudin adalah bagian dari acting yang disutradarai oleh oc.kaligis untuk menutupi petinggi/orang penting yang ikut terlibat dalam kasus ini,maka yang dapat dipercaya adalah nyanyian Nazarudin kala dia masih di Negara pelariannya ketika ia mulai membeberkan beberapa nama.dan seharusnya ini sudah mendapatkan tindakan hukum.karena kita mempelajari tindakan hukum pada masyarakat bawah misalnya seorang pencuri ayam tertangkap dan dia menyebut beberapa nama temannya yang lain maka pihak berwajib yang memprosesnya langsung melakukan pengejaran dan penangkapan berdasarkan keterangan tersangka tadi,masalah benar atau tidaknya itu nanti proses hukum yang memutuskan.kewajibannya sebagai seorang warga Negara maka temannya tadi harus mengikuti proses pemeriksaan dan tidak ada yang dapat menghalang-halangi tindakan hukum baik apa dan siapapun itu.jika memang terbukti tidak bersalah toh nantinya juga ada tindakan hukum dimana negara kita juga menganut azas praduga tak bersalah.tetapi sayang hukum ini nampaknya hanya berlaku pada pencuri ayam saja.Menurut pandangan saya sebagai seorang yang bodoh dan kurang mengerti hukum,sebaiknya ditangkap dulu nama-nama yang sudah dibeber oleh Nazarudin sebelumnya,disana nantinya kita akan mendapatkan informasi baru dan pencerahan yang lebih memungkinkan mengarah pada keputusan yang sebenar-benarnya karena saya dapat meyakini kicauannya waktu itu adalah kesalahan dalam pertunjukan awal/casting yang masih mencitrakan keaslian peran dari tokoh ini.perubahan yang sekarang ini sudah disebabkan oleh kendali kemungkinan dari dijemputnya hingga sesampainya di Indonesia maka beberapa pihak berusaha memodifikasi dan mengalihkan alur cerita ini dari yang sesungguhnya,demi mencopot/mencuci beberapa actor yang masih terlibat dalam peran penting pada serial lainnya.
Masalah membungkamnya Nazarudin dan menghilang istrinya itu bukan rumusan yang dapat memecahkan persoalan ini,maka ketegasan KPK lah yang dapat membongkar semuanya.kita percayakan semuanya kepada KPK tetapi bukan berarti KPK itu bersih dari kesalahan-kesalahan,namun pada siapa lagi kupercayakan negeri ini.
Read More..

PREDIKSI MEMBUNGKAMNYA M. NAZARUDIN

Posted by Unknown 0 komentar

Jika kita prediksi masalah bungkamnya M.Nazarudin  bukan hal tidak mungkin ada pihak yang mensutradarai actingnya ini setelah ia dijemput dari Negara pelariannya.sementara petinggi petinggi kita,aparat penegakan hukum kita yang seolah kesulitan dalam pengungkapan kasus ini bukan hal tidak mungkin di era kita kali ini hanyalah perang argument yang hanya diisi dengan kemunafikan mereka saja.dalam teori kemunafikan mereka,maka kita sebagai pendengar seperti kata pepatah seharusnya bila kita ditawari air maka ambillah api,dan jika ia tawarkan api kepada kita maka selayaknya kita ambil air.begitulah teori dari seorang munafik,ia akan menawarkan/mengucapkan sesuatu yang terbalik atau dibuat seolah-olah tidak,padahal memang benar-benar tidak.Suatu ketika ia akan menjatuhkan suatu sisi seseorang/lembaga seolah tidak baik sehingga kita akan memberikan tanggapan/berpikir bahwa ini belum tentu tidak baik terhadap apa yang telah ia vonis tidak baik tadi,dan semestinya kita tidak perlu memikirkan terlalu jauh lagi,tetapi ambillah inti ini memang benar-benar tidak baik.mereka menjatuhkan satu sisi ini hanya untuk menutupi masing-masing kesalahan mereka sendiri atau demi kepentingan mengalihkan suatu permasalahan.suatu contoh ketika kita bertanya kepada seorang teman yang kebetulan seorang munafik,sambil meraba bajunya”bagus banget bahannya asli,beli dimana?” dan dia akan menjawab,”gak kok biasa saja,beli di pasar emperan”.jawaban ini seolah ia menjatuhkan harga dan tempat membelinya,tetapi tujuannya agar kita lebih percaya ini mahal dan bukan sembarang tempat membelinya padahal sebenarnya itu memang murahan dan tanpa label.Begitulah Negara kita,masing-masing akan melempar batu sembunyikan tangan dan mengkambing hitamkan yang lemah.Berbicara atau menyimak dari orang-orang seperti ini kita harus jeli dalam memperhatikan bentuk penyampaiannya dibalik apa yang ia ucapkan,karena tujuannya tersembunyi dibalik semua acting yang mereka perankan.tujuannya hanyalah untuk membuyarkan pemikiran kita,maka kita seharusnya tetap dalam tujuan/tanggapan  kita sendiri tanpa harus memperhatikan pemutaran arah yang menjadikan kita beralih dari tujuan/tanggapan kita yang benar dan seharusnya.
Seorang Elite politik memang bukan hanya mengandalkan keahliannya dalam bicara,tetapi ia juga ahli dalam penyampaian,tata letak kalimat,cara pengungkapan dan waktu yang tepat untuk diungkapkan.secara praktis kita akan terbawa alur yang sengaja diarahkannya jika kita hanya memperhatikan kalimat tanpa mentelaahi cara dan tujuan penyampaiannya.
Sekarang ini dalam memprediksi bungkamnya nazarudin banyak sekali tanggapan-tanggapan baik dari kalangan masyarakat sampai dengan lembaga serta aparatur yang berwenang dalam kasus ini.akan tetapi apakah tujuan kita atau masalah terbesar kita berada dalam kebungkaman ini? Tentu saja tidak,karena tujuan utamanya adalah bagaimana mengungkap kasus ini dan dapat menemukan siapa saja yang terlibat didalamnya.Dalam hal ini penyidikan dan pembuktian tidak terletak pada nazarudin sebagai tersangka yang sudah ditahan,karena seorang nazarudin mulai dari status tersangka sampai dengan terdakwa sebelum mendapatkan putusan dari pengadilan ia mempunyai hak pembelaan atas dirinya yang dilindungi undang-undang sekalipun ia harus berbohong dengan itu.ini berdasarkan azas kemerdekaannya sebagai WNI dimana setiap warga Negara diberikan hak mardeka dalam undang-undang.point nya walaupun nazarudin tidak membungkam,pernyataannya pun tetap akan melahirkan masalah baru.apapun pernyataannya kecerdikan pihak penyidiklah yang bisa mengungkap kebenaran dan disini berfungsi penuh sebagai lembaga khusus atas kasus ini adalah KPK.lalu ada tanggapan dari masyarakat bagaimana jika KPK nya tidak serius atau justru saling menutupi kesalahan mereka masing-masing?.Bungkamnya Nazarudin adalah bagian dari acting yang disutradarai oleh oc.kaligis untuk menutupi petinggi/orang penting yang ikut terlibat dalam kasus ini,maka yang dapat dipercaya adalah nyanyian Nazarudin kala dia masih di Negara pelariannya ketika ia mulai membeberkan beberapa nama.dan seharusnya ini sudah mendapatkan tindakan hukum.karena kita mempelajari tindakan hukum pada masyarakat bawah misalnya seorang pencuri ayam tertangkap dan dia menyebut beberapa nama temannya yang lain maka pihak berwajib yang memprosesnya langsung melakukan pengejaran dan penangkapan berdasarkan keterangan tersangka tadi,masalah benar atau tidaknya itu nanti proses hukum yang memutuskan.kewajibannya sebagai seorang warga Negara maka temannya tadi harus mengikuti proses pemeriksaan dan tidak ada yang dapat menghalang-halangi tindakan hukum baik apa dan siapapun itu.jika memang terbukti tidak bersalah toh nantinya juga ada tindakan hukum dimana negara kita juga menganut azas praduga tak bersalah.tetapi sayang hukum ini nampaknya hanya berlaku pada pencuri ayam saja.Menurut pandangan saya sebagai seorang yang bodoh dan kurang mengerti hukum,sebaiknya ditangkap dulu nama-nama yang sudah dibeber oleh Nazarudin sebelumnya,disana nantinya kita akan mendapatkan informasi baru dan pencerahan yang lebih memungkinkan mengarah pada keputusan yang sebenar-benarnya karena saya dapat meyakini kicauannya waktu itu adalah kesalahan dalam pertunjukan awal/casting yang masih mencitrakan keaslian peran dari tokoh ini.perubahan yang sekarang ini sudah disebabkan oleh kendali kemungkinan dari dijemputnya hingga sesampainya di Indonesia maka beberapa pihak berusaha memodifikasi dan mengalihkan alur cerita ini dari yang sesungguhnya,demi mencopot/mencuci beberapa actor yang masih terlibat dalam peran penting pada serial lainnya.
Masalah membungkamnya Nazarudin dan menghilang istrinya itu bukan rumusan yang dapat memecahkan persoalan ini,maka ketegasan KPK lah yang dapat membongkar semuanya.kita percayakan semuanya kepada KPK tetapi bukan berarti KPK itu bersih dari kesalahan-kesalahan,namun pada siapa lagi kupercayakan negeri ini.
Read More..

NEGERI BESAR KABUPATEN WAYKANAN LAMPUNG

Posted by Unknown Minggu, 07 Agustus 2011 3 komentar
Negeri Besar adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Way Kanan, Lampung, Indonesia.
Masyarakat aslinya bermarga Buay Pemuka Bangsa Raja dimana marga ini adalah satu bagian dari kesatuan lima marga yang ada di buay lima way kanan.
lima kebuayan tersebut adalah,
  • Buay semenguk

  • Buay Baradatu

  • Buay Bahuga

  • Buay Barasakti

  • buay Pemuka

adat yang dijunjung tinggi di daerah ini (Negeri besar.Red) adalah adat Pepadun dengan bahasa keasatuan dialek Api. Negeri Besar terletak di Ujung Way Kanan yang berbatasan langsung dengan Kecamatan tulang bawang tengah dan kecamatan Pagar dewa Kabupaten Tulang bawang,tulang bawang barat.
Dipercayai, nenek moyang mereka adalah Puyang Umpu Serunting Sakti. Selain itu terdapat Puyang lain seperti Tuan Purba yang dipercaya sebagai ulama Islam yang Makamnya terdapat di Kampung kiling-kiling Negeri Besar.tak jauh dari sejarah dan letak geografis daerah-daerah tertua lainnya,negeri besar juga mengikuti aliran batang hari waykanan (sungai way kanan) yang bertemu ujung di pagar dewa yaitu dengan aliran sungai way kiri,aliran ini diteruskan ke laut jawo(melalui teladas).
Dalam masyarakat adat Negeri besar yang bermarga buay pemuka bangsa raja ini terdapat sub-suku seperti Mahligai,Bendahara, Pasar Agung, Lawang Taji, Muncak Kabau ( yang terakhir ini kemudian hijrah ke daerah Komering ), dan lain-lain. Awalnya Negeri besar hanya ada satu tiyuh/kampung yakni Negeri Besar, lalu seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk maka dimekarkan menjadi 4 tiyuh yakni Negeri Besar, Tiyuh Baru, Kiling-kiling dan Kali Awi, lalu ditambah lagi dengan Negara Jaya,Kali awi indah,bima sakti,tegal mukti,dan pagar iman.hingga jumlahnya menjadi 9 kampung.lima kampung terakhir ini adalah daerah transmigrasi 1960 dan 1972,disini mereka tidak lagi menjadi kesatuan dari marga-marga tersebut,namun mereka juga tidak terlepas dari pemerintahan dan interaksi dengan masyarakat kampung kebuayan yang asli tadi,hingga sampai saat ini masih tercipta kerukunan dan kesatuan dari 9 kampung ini.
Pada zaman Belanda & awal kemerdekaan, Negeri Besar mempunyai daerah teritorial lain di Selat Sunda yakni Pulau Tabuan (tetapi ini tidak lama karena dalam perebutan kekuasaan),kemudian pulau tersebut dijual oleh Suatu Pesirah ke orang lain. Kemungkinan besar Pulau Tabuan tersebut dimiliki oleh Negeri Besar karena pada zaman Puyang Serunting, beliau siba ke Banten yang melewati selat sunda kemudian beliau menjadi orang pertama yang menduduki pulau Tabuan tersebut.
Hewan khas di daerah ini adalah Kura-kura, yang setiap tahun bertelur di Negeri Besar, alkisah Kura-kura ini diperoleh dari Sultan Banten sewaktu siba ke Banten dan Puyang Serunting mendapat gelar Adipati Mangkurat. Ia siba ke Banten bersama-sama dengan Buay Nunyai dari Abung Minak Paduka mendapat gelar Adipati Jarumbang, Dari Pagar Dewa Minak Kemala mendapat gelar Adipati Prajurit dan dari Negeri Ujung Karang Sungkai mendapat gelar (?). Sampai sekarang persaudaraan keempat Buay ini diabadikan antara lain sewaktu setiap ada acara adat begawi maka keempat buay akan ditanyakan kehadirannya.
Penganan khasnya adalah Bebai ngamuk, serimpi dll.
baca juga di 
kiling-kiling blogspot terkait didaerah ini 
SMAN 1 NEGERI BESAR dan 
PELOR BAND
Read More..

FLAG COUNTER

Flag Counter

Total Tayangan Halaman